News . 02/06/2026, 21:22 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Kabar mengejutkan datang dari dunia birokrasi pangan Indonesia.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mendadak dicopot dari jabatannya.
Keputusan dramatis ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
Keputusan mengejutkan ini disampaikan Prasetyo Hadi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 2 Juni 2026.
Prasetyo Hadi menjelaskan, "Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional."
Beliau melanjutkan, "Pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, kedua Saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional."
Meskipun terjadi pergantian, Prasetyo Hadi tidak lupa menyampaikan apresiasi.
"Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," ungkapnya.
Pergantian ini tentu menimbulkan pertanyaan, mengingat posisi Dadan Hindayana yang terbilang baru namun strategis.
Diketahui, Dadan Hindayana dilantik oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Pelantikan itu berlangsung pada Senin, 19 Agustus 2024, di penghujung masa akhir kabinet Jokowi.
Saat itu, Dadan Hindayana dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional.
Badan ini memiliki tugas besar, yaitu mengurus implementasi program makan bergizi gratis yang diusung oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Program ini menjadi salah satu janji kampanye yang paling disorot dan diharapkan membawa dampak signifikan bagi kesehatan masyarakat Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media