News . 02/06/2026, 21:22 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Sebelum terjun ke dunia pemerintahan dan birokrasi gizi nasional, Dadan Hindayana adalah seorang akademisi.
Beliau merupakan dosen di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB).
Perjalanan pendidikannya pun tidak main-main.
Dadan menempuh pendidikan strata satu di IPB pada tahun 1986-1990.
Ia kemudian melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri.
Dadan menimba ilmu di University of Bonn, Jerman, dan berhasil lulus pada tahun 1997.
Tidak berhenti di situ, ia juga menyelesaikan pendidikannya di Leibniz Universität Hannover, Jerman, pada tahun yang sama, 1997.
Merujuk pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Dadan tercatat memiliki jabatan fungsional sebagai lektor.
Pendidikan terakhirnya adalah jenjang Strata Tiga (S3), menunjukkan kedalaman keahliannya.
Lebih lanjut, rekam jejak Dadan juga diperkaya dengan berbagai publikasi karya ilmiah.
Beberapa penelitiannya bahkan terbit dalam jurnal internasional.
Contoh judul karya ilmiahnya antara lain 'Preferensi Serangan Tikus Sawah (Rattus argentiventer) terhadap Tanaman Padi' serta 'Keanekaragaman dan Peran Fungsional Serangga Ordo Coleoptera di Area Reklamasi Pascatambang Batu Bara di Berau, Kalimantan Timur'.
Kiprah akademisnya yang panjang ini menjadi sorotan di tengah pencopotannya dari posisi krusial Badan Gizi Nasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media