Minggu, 07 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Proyek Infrastruktur Rp100 Miliar Ini Bakal Ubah Wajah Kalimalang Bekasi!

GW
Tim Redaksi
05/06/2026, 10:23 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Proyek Infrastruktur Rp100 Miliar Ini Bakal Ubah Wajah Kalimalang Bekasi!

Namun, angka tersebut belum berarti pekerjaan selesai sepenuhnya.

Masih ada kebutuhan pemeliharaan rutin, serta penambahan fasilitas pelengkap dan sarana pendukung lainnya agar jalan ini benar-benar prima.

Kendala Lahan dan Penyesuaian dengan Proyek Lain

Sebelum penataan ini gencar dilakukan, sejumlah titik di Ruas Kalimalang memang kerap menjadi sorotan.

Advertisement

Kerusakan jalan, mulai dari ringan hingga berat, kerap ditemui oleh para pengendara.

Belum lagi, ketiadaan median jalan yang memadai membuat pengendara kerap memutar balik atau bahkan memarkir kendaraan di area yang seharusnya tidak digunakan.

Ke depannya, tim dari Dinas SDABMBK akan terus melanjutkan pembangunan median jalan yang masih terputus, terutama di wilayah Tambun Selatan.

Namun, ada satu kendala yang cukup signifikan, yakni proses pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas SDABMBK, Dede Chairul, menambahkan bahwa ada satu titik krusial yang belum bisa dikerjakan.

Titik tersebut berada di kawasan Jembatan Legenda, Kecamatan Tambun Selatan.

Selain terhambat masalah pembebasan lahan, pembangunan median jalan di sana juga harus diselaraskan dengan rencana pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Penyesuaian ini penting agar tidak ada tumpang tindih proyek dan semuanya berjalan efisien.

"Kami tetap fokus menyelesaikan titik-titik jalan yang mengalami kerusakan berat sambil menunggu proses pembebasan lahan rampung," ujar Dede Chairul.

Ia menegaskan, "Jalan Kalimalang merupakan jalur penting yang mendukung mobilitas dan konektivitas wilayah."

Dengan alokasi anggaran sekitar Rp100 miliar, diharapkan penataan ini tidak hanya meningkatkan kemantapan jalan, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Advertisement
Bagikan Artikel
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi