Harga Minyak Mentah Turun Tajam, Harga BBM di Indonesia Bakal Ikut Turun?
Ilustrasi Kilang Minyak, Image: DALL·E 3
Di kawasan Asia, sejumlah negara seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan India juga mencatat penurunan impor minyak selama Februari hingga April 2026.
Bahkan, aktivitas pengolahan minyak mentah di China turun 5,8 persen secara tahunan menjadi 13,35 juta barel per hari, level terendah dalam hampir empat tahun terakhir.
Apakah Harga BBM Akan Turun?
Secara teori, penurunan harga minyak mentah dapat memberikan ruang bagi penyesuaian harga BBM ke arah yang lebih rendah, terutama untuk BBM non-subsidi yang mengikuti pergerakan harga pasar internasional.
Namun, penetapan harga BBM di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh harga minyak mentah dunia.
Faktor lain seperti nilai tukar rupiah, biaya distribusi, kebijakan pemerintah, serta kondisi fiskal nasional juga menjadi pertimbangan penting.
Meski demikian, tren penurunan ICP menjadi sinyal positif yang berpotensi meringankan tekanan biaya energi dalam negeri apabila tren pelemahan harga minyak dunia berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.
Rincian Pergerakan Harga Minyak Mei 2026
Berikut perkembangan harga rata-rata minyak mentah dunia pada Mei 2026 dibandingkan April 2026:
- ICP Indonesia turun 10,75 dolar AS per barel dari 117,31 dolar AS menjadi 106,56 dolar AS per barel.
- Dated Brent turun 12,99 dolar AS per barel dari 120,55 dolar AS menjadi 107,55 dolar AS per barel.
- Brent (ICE) naik 1,25 dolar AS per barel dari 102,46 dolar AS menjadi 103,71 dolar AS per barel.
- WTI (Nymex) naik 0,45 dolar AS per barel dari 98,06 dolar AS menjadi 98,51 dolar AS per barel.
- Basket OPEC naik 3,45 dolar AS per barel dari 108,79 dolar AS menjadi 112,24 dolar AS per barel.
Pemerintah Terus Pantau Perkembangan
Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan pasar energi global guna menjaga ketahanan energi nasional dan memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat.
Dengan tren harga minyak yang sedang melemah, masyarakat kini menantikan apakah penurunan harga minyak mentah tersebut akan berdampak langsung pada harga BBM di Indonesia dalam waktu dekat.