Pintu Tol Baru di Wanajaya Cibitung Mendesak Dibangun, Kemacetan Horor Perlintasan Kereta Intai Warga!
Warga desak pembukaan pintu tol baru di Wanajaya Cibitung pada Tol Cibitung-Cilincing akibat macet horor perlintasan kereta api Cironggeng.
Skema Investasi Menanti Ketegasan Pengembang Properti Lokal
Perlu kamu ketahui, anggaran pembiayaan untuk pembukaan gerbang tol baru tidak selalu menjadi beban mutlak dari operator jalan tol. Pihak swasta atau pengembang perumahan besar yang berada di dekat jalur tol memiliki hak penuh untuk mengusulkan pembangunan akses khusus.
Pihak developer bisa mendanai proyek ini dengan syarat wajib mengantongi izin dari pemerintah daerah setempat, terutama terkait proses pembebasan lahan warga. Operator jalan tol nantinya akan membantu mengurus jalur birokrasi ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai dari studi kelayakan hingga uji laik fungsi.
Operator Tol Cibitung-Cilincing Beri Lampu Hijau Demi Kemudahan Warga
Kabar baiknya, pengelola jalur bebas hambatan menyambut baik aspirasi publik dan menyatakan kesiapan mereka untuk berkolaborasi penuh. Pihak operator tidak mempermasalahkan lokasi usulan yang terhitung dekat dengan fasilitas gerbang tol eksisting di lapangan.
Meskipun jarak rencana proyek baru ini hanya terpaut sekitar 3 kilometer dari Pintu Tol Telaga Asih Cibitung, potensi pasarnya dinilai sangat menjanjikan. Sinergi ini diharapkan segera terwujud agar roda perekonomian warga di Kabupaten Bekasi bisa berputar lebih cepat dan efisien.
"Kami mendukung jika memang ada rencana pembukaan pintu tol di wilayah tol kami untuk memudahkan akses warga setempat," ujar Direktur Utama PT Cibitung Tanjung Port Tollways (CTP), Derry Febrian Putra menegaskan dukungannya.
Kini bola panas berada di tangan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan pihak pengembang untuk segera mengeksekusi cetak biru pembangunan infrastruktur ini. Jangan sampai pembiaran kemacetan horor ini terus menguras energi finansial dan memicu tingkat stres yang tinggi bagi para warga sub-urban. (*)