Senin, 08 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami, Warga Berhamburan ke Dataran Tinggi

GW
Tim Redaksi
08/06/2026, 09:17 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami, Warga Berhamburan ke Dataran Tinggi

Ilustrasi gempa

  • Magnitudo 6,7
  • Magnitudo 5,9

Aktivitas seismik yang masih berlangsung membuat BMKG terus memperbarui analisis dan peringatan kepada masyarakat.

Warga Sangihe Panik

Kepanikan terjadi di wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, setelah gempa besar mengguncang kawasan tersebut.

Advertisement

Sejumlah warga yang tinggal di kawasan pesisir dilaporkan langsung meninggalkan rumah dan menuju wilayah yang lebih tinggi karena khawatir terjadi tsunami.

"Banyak warga dari Kelurahan Tidore, Kelurahan Tapuang, dan kawasan pesisir lainnya panik akibat gempa. Saat ini mereka mengungsi ke jalur Manganitu yang berada di dataran tinggi untuk menghindari potensi tsunami," kata warga Sangihe, Jufry Dalita.

Menurutnya, getaran gempa terasa sangat kuat hingga membuat warga berhamburan keluar rumah pada pagi hari.

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah serta BMKG.

Penyebab Gempa M 7,7

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa besar tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng di wilayah Mindanao.

"Hasil analisis menunjukkan gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng," jelasnya.

Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa terjadi akibat pergerakan naik atau thrust fault, jenis patahan yang dikenal mampu menghasilkan deformasi dasar laut dan berpotensi memicu tsunami.

Getaran Terasa hingga Maluku Utara dan Gorontalo

Selain Sulawesi Utara, gempa kuat ini juga dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia dengan tingkat intensitas berbeda.

Di Kabupaten Morotai dan Halmahera Utara, guncangan mencapai skala IV MMI, sementara di Gorontalo Utara tercatat pada skala III-IV MMI.

Advertisement
Bagikan Artikel
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi