Lifestyle . 09/06/2026, 21:54 WIB

Awas Angin Duduk! Kenali Gejala Awal Serangan Jantung Mematikan

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Manajemen menekankan pentingnya melakukan pengelolaan ketat terhadap kadar LDL-C agar tetap bertahan di bawah angka 55 mg/dL. Standar ketat ini menjadi batas aman yang direkomendasikan para ahli guna mencegah terbentuknya plak penyumbat di dinding pembuluh darah.

“Pendekatan ini bekerja dengan menghambat sintesis kolesterol di hati sekaligus mengurangi penyerapan kolesterol di usus," ujar Head of Brand & Marketing Daewoong Pharmaceutical Indonesia, dr. Wicak Prasetiadi, menjelaskan solusi medis terkini.

Kombinasi Statin dan Ezetimibe Jadi Solusi Mutakhir Hancurkan Plak Penyumbat

Guna mengendalikan laju penumpukan lemak jahat tersebut, dunia kedokteran kini menawarkan opsi terapi farmasi yang jauh lebih efektif dan progresif. Pendekatan berbasis kombinasi obat golongan statin dan ezetimibe terbukti mampu bekerja ganda di dalam tubuh pasien.

Mekanisme kerja obat ini secara aktif akan menghentikan produksi zat lemak di organ hati sekaligus memotong penyerapan kolesterol buruk di saluran pencernaan usus. Bagi kamu yang memiliki riwayat keluarga penyakit jantung, segera konsultasikan skema pengobatan preventif ini dengan dokter kepercayaanmu! (*)

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com