Bisnis . 09/06/2026, 20:03 WIB

Emerging Market Asia Bangkit: BI Naikkan Suku Bunga Darurat, IHSG Terbang 5,5% dan Rupiah Ngamuk!

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

"Bank Indonesia merasa perlu bertindak lebih tegas, terutama karena mereka tidak dapat terus melakukan intervensi dalam skala yang sama mengingat cadangan devisa terus menurun," kata Khoon Goh, Kepala Riset Asia ANZ di Singapura.

IHSG Terbang Tinggi 5,5% Pimpin Kebangkitan Pasar Saham Asia Tenggara

Sentimen positif dari ruang moneter langsung membakar semangat para trader saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga menembus batas psikologis. Sempat tertahan sesaat pasca-pengumuman BI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya melesat terbang hingga mencapai 5,5%.

Ledakan performa IHSG ini sekaligus menempatkan pasar modal dalam negeri sebagai salah satu motor penggerak utama di Asia Tenggara. Indeks kawasan ASEAN sendiri terpantau ikut terangkat 1,5% seiring kembalinya selera risiko para manajer investasi global.

Ketegangan Iran-Israel Mereda Akibat Seruan Trump, Indeks MSCI Asia Naik 4 Persen

Secara global, indeks MSCI saham Emerging Markets Asia sukses membukukan kenaikan fantastis sebesar 4% hingga sore hari ini. Kebangkitan pasar ini terjadi setelah tensi panas antara Iran dan Israel mereda menyusul seruan damai dari Presiden AS Donald Trump.

Sentimen damai tersebut membuat para pemodal kembali memburu saham-saham sektor teknologi dan manufaktur yang sebelumnya sudah terdiskon parah. Namun kamu tetap harus memantau risiko gangguan arus pasokan minyak melalui Selat Hormuz yang sewaktu-waktu bisa kembali bergejolak.

Bursa Korea Selatan Meroket 8,2% Ditopang Lonjakan Saham Samsung dan SK Hynix

Penguatan bursa sekunder Asia kali ini dipimpin oleh performa luar biasa dari bursa saham Korea Selatan dan Taiwan. Indeks acuan KOSPI Korea Selatan ditutup melesat tajam 8,2% sekaligus menghapus seluruh kerugian besar pada sesi perdagangan hari sebelumnya.

Saham dua raksasa semikonduktor dunia, yakni Samsung Electronics dan SK Hynix, masing-masing mengamuk dengan kenaikan 9% dan 16%. Sementara itu, indeks saham utama Taiwan melesat 2,8% di mana produsen chip terbesar dunia TSMC ikut menguat 0,4%.

Bagi kamu yang mengoleksi aset global, performa tahunan indeks berbasis teknologi di Korea Selatan dan Taiwan sepanjang tahun ini sudah meroket masing-masing 92% dan 54%. Segera atur ulang strategi trading kamu dan manfaatkan momentum pembalikan arah ini sebelum pasar kembali mengalami konsolidasi! (*)

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com