Kamis, 11 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Bukan Hanya Urus Nikah, Ini Deretan Tugas Baru Penghulu

GW
Tim Redaksi
10/06/2026, 18:25 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Bukan Hanya Urus Nikah, Ini Deretan Tugas Baru Penghulu

Foto ilustrasi pernikahan (Dokumen Istimewa)

Menurutnya, tren pernikahan campuran yang semakin banyak terjadi, tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga di berbagai daerah, menuntut penghulu memiliki keterampilan komunikasi yang lebih luas dan adaptif.

“Kami melihat tren pernikahan campuran tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga di daerah-daerah. Karena itu, komunikasi lintas budaya menjadi semakin penting,” ujar Zudi.

Literasi Digital Penghulu Perlu Ditingkatkan

Selain kemampuan komunikasi, Zudi juga mendorong penghulu untuk meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi.

Advertisement

Langkah ini dinilai penting agar masyarakat semakin memahami peran penghulu dan kontribusi KUA dalam pelayanan keagamaan serta pembangunan keluarga.

“Hari ini publik perlu mengetahui apa yang dikerjakan penghulu. Penghulu harus lebih aktif memperkenalkan perannya kepada masyarakat dengan kapasitas yang dimiliki,” katanya.

Dukung Digitalisasi dan Layanan Keagamaan Berdampak

Program penguatan kapasitas penghulu ini sejalan dengan arahan Menteri Agama dalam program Asta Protas Kemenag Berdampak, khususnya pada aspek penguatan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat serta percepatan digitalisasi tata kelola pelayanan.

Melalui peningkatan kompetensi penghulu, Kemenag berharap layanan KUA semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Transformasi KUA membawa perubahan besar terhadap peran penghulu di Indonesia. Tidak hanya mengurus administrasi dan akad nikah, penghulu kini menjadi bagian penting dalam edukasi keluarga, komunikasi sosial, serta penguatan ketahanan rumah tangga.

Dengan dukungan kemampuan komunikasi lintas budaya dan literasi digital, penghulu diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih modern, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.

Bagikan Artikel
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi