News . 12/06/2026, 08:02 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Di balik potensi kemacetan yang akan ditimbulkan, ada pesan kuat yang ingin disampaikan oleh para mahasiswa.
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, memastikan bahwa aksi demonstrasi bertajuk 'Menuju Indonesia Bangkrut' ini akan tetap digelar.
"Jumlah mahasiswa sekitar 1000 ke atas ya," ungkap Yatalathof, memberikan gambaran skala aksi yang akan mereka gelar.
Mereka tidak main-main.
Ribuan mahasiswa akan turun ke jalan untuk menyuarakan suara hati rakyat.
Yatalathof menekankan bahwa kemacetan lalu lintas yang terjadi hanyalah fenomena sementara.
Menurutnya, ini hanyalah "bayi" dari masalah yang jauh lebih besar.
"Namun, kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok (hari ini) hanya berlangsung beberapa jam.
Di sisi lain, kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan sistem ini kepada rakyat itu sudah jauh lebih lama berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti sendiri," tegasnya.
Pernyataan ini menyiratkan kekecewaan mendalam terhadap kondisi bangsa.
Mereka melihat adanya kemacetan yang lebih fundamental, seperti macetnya kesempatan kerja dan masa depan bangsa yang terancam.
Untuk itu, BEM UI membawa lima tuntutan krusial yang mereka harap didengar oleh pemerintah.
Kelima tuntutan tersebut adalah:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media