News . 14/06/2026, 09:16 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Peredaran barang haram di wilayah penyangga ibu kota semakin berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Jaringan pengedar narkotika kini nekat menyusup hingga ke kawasan perumahan dan kontrakan padat penduduk.
Polisi baru saja membongkar sindikat lintas wilayah yang mengedarkan narkoba golongan satu ini. Operasi kilat tersebut berhasil mengamankan barang bukti dalam jumlah yang sangat masif.
Aparat bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari warga Desa Pulokalapa yang merasa sangat resah. Petugas langsung mengepung sebuah rumah yang menjadi pusat aktivitas mencurigakan tersebut.
Petugas berhasil menciduk seorang pria berinisial RZ (34) tanpa perlawanan berarti di lokasi kejadian. Polisi menemukan sejumlah paket kristal putih siap edar di dalam tas selempang miliknya.
Interogasi intensif terhadap pelaku pertama langsung membuka kotak pandora jaringan yang lebih besar. RZ bernyanyi dan mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari luar daerah.
Pengejaran berlanjut ke Perumahan GCC 2 di wilayah Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada hari yang sama. Tim antinarkoba sukses meringkus pemasok utama berinisial SK (39) di kediamannya.
Penggeledahan di rumah kediaman SK membuahkan hasil yang sangat mengejutkan bagi para petugas. Polisi menyita puluhan paket sabu yang sudah rapi terbungkus plastik klip bening.
Aparat juga mengamankan sebuah timbangan digital serta telepon genggam yang menjadi alat transaksi utama. Seluruh barang bukti ini memperkuat dugaan aktivitas pengedaran skala besar.
Kejutan dari operasi besar ini ternyata belum berhenti sampai di penangkapan sang bandar utama. SK mengaku menaruh sebagian stok narkotika tersebut kepada seorang rekan wanitanya.
Petugas langsung memburu pelaku ketiga berinisial LS (33) ke sebuah rumah kontrakan di Jayakerta. Perempuan ini tidak berkutik saat polisi menemukan dua paket sabu di dalam kamarnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media