Harga Beras Tinggi, Kepala Bapanas Ungkap Kondisi Stok Beras Nasional
Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak ke Gudang Bulog Danurejo pada Sabtu, 18 April 2026.
fin.co.id - Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, baru saja mengeluarkan pernyataan tegas yang patut kita cermati bersama.
Beliau menegaskan, stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional saat ini dalam kondisi yang sangat melimpah.
Artinya, tidak ada celah sedikit pun bagi siapa pun untuk mengklaim terjadinya kelangkaan beras di pasaran.
"Beras kita melimpah. Jangan mempermainkan di lapangan karena kami sudah minta Satgas turun ke lapangan. Tidak ada yang langka," tegas Amran dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (16/06/2024).
Pernyataan ini bukan sekadar angin lalu, melainkan sebuah jaminan kuat bahwa kebutuhan konsumsi beras masyarakat Indonesia akan terus terpenuhi tanpa kendala.
Bahkan, Amran merinci, stok beras nasional sangat kuat, dengan cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog telah mencapai angka fantastis, yaitu 5,3 juta ton hingga awal Juni 2026.
Angka ini menjadi bukti nyata kesiapan pemerintah dalam menghadapi segala kemungkinan.
Aksi Nyata Pemerintah Bersama Satgas Pangan
Untuk memastikan tidak ada permainan di tingkat lapangan, Amran tidak main-main.
Beliau secara resmi meminta Satuan Tugas Pangan Kepolisian Republik Indonesia (Satgas Pangan Polri) untuk bergerak bersama.
Tujuannya jelas, yaitu melakukan pemeriksaan mendalam dengan turun langsung ke lapangan, guna menjaga stabilitas pasokan beras di seluruh penjuru negeri.
"Kami bersama Satgas Pangan pantau seluruh Indonesia. Jangan dibuat langka. Tidak ada langka," ujar Amran.
Beliau kembali menekankan, "Semua gudang kita penuh dengan beras sekarang ini."
Lebih lanjut, Amran memaparkan capaian luar biasa terkait kapasitas penyimpanan.