Minggu, 14 Juni 2026
--°C --
-- · --
Bisnis

IHSG Melejit Gila-gilaan, Danantara Sebut Investor Mulai Borong Saham Indonesia!

SN
Tim Redaksi
14/06/2026, 17:13 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
IHSG Melejit Gila-gilaan, Danantara Sebut Investor Mulai Borong Saham Indonesia!

hief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria. - ANTARA -

Menanggapi rumor pasar terkait rencana pembelian kembali saham oleh sejumlah perusahaan negara, Danantara menilai hal itu sebagai respons logis. Manajemen menganggap strategi tersebut sebagai langkah taktis yang sangat menguntungkan korporasi.

Ketika harga di pasar terkoreksi terlalu dalam dan tidak mencerminkan nilai perusahaan yang asli, maka emiten wajib melakukan intervensi. Memborong kembali ekuitas sendiri dinilai jauh lebih menguntungkan daripada menaruh likuiditas pada instrumen investasi lain.

“Buyback itu sebetulnya proses yang normal. Kalau kita melihat saham kita terlalu rendah, tentu pasti kita ambil. Sayang kan daripada investasi di tempat lain, lebih baik kita investasi dengan saham kita sendiri. Kalau barang bagus, tentu sayang kalau tidak kita optimalkan,” kata Dony menjelaskan logika bisnis tersebut.

Bos BTN Desak Sektor Riil Perumahan Ikut Tancap Gas

Advertisement

Optimisme tinggi dari pucuk pimpinan holding BUMN tersebut mendapat dukungan penuh dari lini perbankan pembiayaan properti. Penguatan di sektor portofolio saham harus mampu menggerakkan aktivitas nyata di lapangan agar berdampak langsung ke masyarakat.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon LP Napitupulu, menilai industri properti memiliki efek domino yang sangat besar. Bergeraknya sektor hunian secara otomatis akan mendongkrak ratusan industri turunan lainnya di tanah air.

“Kita harus bisa menciptakan demand, jangan hanya menunggu market. Karena itu, BTN terus mendorong berbagai strategi supaya sektor perumahan tetap bergerak dan masyarakat tetap memiliki akses untuk membeli rumah,” kata Nixon menjelaskan strategi agresifnya.

Manajemen BTN Terapkan Strategi Ekspansi Kredit Sehat

Meskipun tengah agresif memacu penjualan properti, emiten berkode saham BBTN ini tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian yang ketat. Manajemen berkomitmen penuh menjaga kualitas aset agar rasio kredit bermasalah tetap berada di batas aman.

Perseroan optimis target pertumbuhan bisnis akhir tahun dapat tercapai dengan mulus di tengah dinamika ekonomi global yang menantang. Berbagai skema pembiayaan baru terus digodok agar milenial dan keluarga muda bisa segera keluar dari jebakan sewa hunian.

“Kita masih percaya pertumbuhan bisa tetap dijaga. Segala cara kita pikirkan agar masyarakat tetap bisa memiliki rumah,” pungkas Nixon untuk menutup keterangannya. (*)

Bagikan Artikel
Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi