News . 15/06/2026, 20:11 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Ketegangan akibat perbedaan pandangan politik di media sosial sebaiknya segera diakhiri demi mempercepat proses pemulihan daya beli masyarakat. Energi besar yang dimiliki oleh komponen bangsa seharusnya dialokasikan untuk menciptakan inovasi dan meningkatkan produktivitas kerja.
"Kami meyakini bahwa persatuan bangsa tidak akan kokoh tanpa keadilan sosial. Sebaliknya, pembangunan ekonomi juga tidak akan berjalan optimal tanpa persatuan nasional. Keduanya adalah fondasi yang saling menguatkan untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera," kata Achmad Baha'ur Rifqi melanjutkan orasinya.
Aliansi pemuda ini berkomitmen penuh untuk terus mengawal setiap kebijakan publik melalui jalur kajian ilmiah yang objektif serta pengawasan ketat. Mereka menuntut transparansi total dalam tata kelola sumber daya alam serta pengelolaan berbagai aset strategis milik negara.
Langkah ini penting untuk memastikan bahwa setiap investasi jumbo yang masuk benar-benar memberikan imbal hasil yang menguntungkan bagi rakyat banyak. Mahasiswa akan tetap memposisikan diri sebagai mitra kritis yang konstruktif demi menjaga kedaulatan ekonomi nasional.
"Negara harus hadir, negara harus adil, dan negara harus berpihak kepada rakyat. Merawat Persatuan, Mengawal Konstitusi, Memastikan Negara Berpihak pada Rakyat," demikian bunyi penutup pernyataan sikap bersama yang dibacakan oleh perwakilan forum. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media