Pejabat BKAD Purwakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah, Polisi Ungkap Sejumlah Fakta
Foto ilustrasi garis polisi (Dokumen Istimewa)
"Ini masih dugaan sementara berdasarkan temuan di lapangan. Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal karena bunuh diri atau akibat tindak pidana," ujarnya.
Tidak Ada Barang Berharga yang Hilang
Polisi juga memastikan tidak menemukan indikasi pencurian maupun perampokan di lokasi kejadian.
Sejumlah barang milik korban seperti dompet, uang tunai, telepon genggam, serta identitas pribadi masih berada di tempatnya.
"Hingga saat ini kami belum menemukan indikasi perampokan maupun tanda-tanda perkelahian di dalam rumah," ungkap Made.
Hasil Visum Temukan Luka Tusuk dan Bekas Jeratan
Meski tidak ditemukan tanda kehilangan barang, hasil visum sementara menunjukkan adanya sejumlah luka serius pada tubuh korban.
Korban diketahui mengalami tiga luka tusuk di bagian leher, satu luka robek di area dada atau ulu hati, serta bekas jeratan pada leher.
Selain itu, petugas juga menemukan memar pada bagian lutut dan pergelangan kaki korban.
"Hasil visum luar menunjukkan ada tiga luka tusuk di leher, satu luka robek di bagian ulu hati, bekas jeratan di leher, serta beberapa memar pada lutut dan pergelangan kaki," jelas Made.
Polisi Amankan Pisau Dapur
Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan sebilah pisau dapur berwarna kuning dengan panjang sekitar 10 hingga 15 sentimeter yang ditemukan di lokasi kejadian.
Penyidik juga tengah mendalami riwayat komunikasi terakhir korban melalui telepon genggam guna mengungkap kemungkinan motif maupun keterlibatan pihak lain.
Menunggu Hasil Autopsi Hingga kini, istri korban yang menjadi saksi kunci belum dapat dimintai keterangan secara mendalam karena masih mengalami syok berat.
Polisi telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban dan masih menunggu hasil resmi dari tim kedokteran forensik.