Jembatan Cincin Donat: Solusi Konektivitas Transportasi Publik Masa Depan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memulai pembangunan fasilitas pejalan kaki futuristik di kawasan Dukuh Atas.
Inisiatif ini diklaim bakal merevolusi konektivitas transportasi publik di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi menandai dimulainya pembangunan fasilitas pejalan kaki yang unik di Dukuh Atas, Jakarta Selatan.
Bangunan ini dijuluki "Jembatan Cincin Donat" karena bentuknya yang melingkar, sebuah rancangan inovatif yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2028.
Pramono Anung menyampaikan optimisme bahwa pembangunan ini akan membawa perbaikan signifikan bagi sistem transportasi di Jakarta.
"Pencanangan pedestrian deck Dukuh Atas secara resmi saya nyatakan dimulai," ujar Pramono Anung di Jakarta pada Minggu.
"Semoga pembangunan ini akan membuat Jakarta menjadi semakin baik transportasinya."
Inisiatif ini bukan sekadar membangun jembatan biasa.
Fasilitas pejalan kaki ini dirancang secara strategis untuk menjadi titik temu vital bagi berbagai moda transportasi publik.
Bayangkan, semua kemudahan dalam satu area terpadu!
Pengguna akan dapat berpindah dari MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodetabek, KRL, hingga Transjakarta tanpa hambatan.
Bahkan, koneksi dengan kereta bandara juga akan terintegrasi penuh.
Desain Jembatan Cincin Donat ini sungguh futuristik.
Struktur melingkar ini memiliki diameter sekitar 118 meter dengan lebar mencapai 12 meter.