Bisnis . 22/06/2026, 19:50 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Kawasan pusat pemerintahan mendadak ramai oleh serbuan pemburu kuliner yang berburu produk kreatif berbasis hasil laut. Jangan sampai kamu ketinggalan tren hidup sehat sekaligus mendukung pergerakan ekonomi kreatif lokal yang sedang hits ini.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berkomitmen untuk terus memperkuat perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor perikanan melalui kegiatan bazar produk olahan ikan. Agenda bulanan ini menjadi panggung utama bagi puluhan usaha binaan untuk memamerkan kreativitas mereka kepada publik.
Otoritas wilayah melihat peluang besar dari bentangan garis pantai yang sangat luas di ujung utara Jawa Barat. Kekayaan fauna laut yang melimpah kini tidak lagi sekadar komoditas mentah yang bernilai jual rendah di pasar tradisional.
Pemerintah setempat mendorong para nelayan dan pelaku industri rumahan untuk mengolah hasil tangkapan menjadi beragam panganan menarik. Langkah cerdas ini sukses mendongkrak nilai ekonomi produk serta memperpanjang masa simpan makanan.
"Kabupaten Bekasi memiliki wilayah pesisir yang cukup luas mencakup Kecamatan Muaragembong, Tarumajaya, Babelan hingga Cabangbungin. Potensi hasil perikanan tinggi dan ini yang kami manfaatkan."
Pernyataan Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Yulia Legiana pada Senin (22/06/2026) menegaskan keseriusan pemerintah dalam menggarap sektor ini. Pusat promosi yang mengambil lokasi di Pasar Majong bazar produk olahan ikan Cikarang ini terbukti ampuh menyedot perhatian aparatur sipil negara dan warga sekitar.
Pemerintah daerah mengemas acara pameran dagang ini sebagai agenda rutin yang menyapa masyarakat setiap bulan. Bahkan saat memasuki momentum khusus seperti bulan suci Ramadan, frekuensi pasar murah ini bisa melonjak hingga tiga kali dalam sebulan.
Langkah masif tersebut menjadi bagian penting dari kampanye gerakan gemar makan ikan (Gemarikan) yang menyasar pemenuhan gizi keluarga. Pemerintah optimis tingkat konsumsi protein yang tinggi bisa menjadi solusi efektif untuk menekan angka stunting di daerah.
"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya kami memperkuat perekonomian para pelaku UMKM produk olahan ikan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat."
Saat ini sudah ada 20 pelaku usaha mikro yang menjalin kemitraan intensif dengan dinas terkait di tingkat daerah. Pemerintah daerah juga memberikan pendampingan legalitas perizinan usaha serta pelatihan teknik pengolahan higienis secara berkala kepada kelompok PKK.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media