Bisnis . 22/06/2026, 10:20 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Kabar buruk datang dari pusat informasi harga pangan strategis nasional yang dikelola Bank Indonesia.
Data terbaru per Senin (waktu setempat), menunjukkan lonjakan harga yang mengkhawatirkan untuk berbagai komoditas pangan pokok.
Masyarakat dihadapkan pada realitas kenaikan harga yang drastis, membuat belanja bulanan semakin berat.
Fokus utama perhatian tertuju pada komoditas cabai rawit merah.
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga cabai rawit merah meroket hingga Rp83.550 per kilogram (kg).
Ini jelas menjadi pukulan telak bagi para ibu rumah tangga yang sering menggunakan cabai sebagai bumbu utama masakan.
Tak berhenti di situ, telur ayam ras pun ikut-ikutan naik signifikan.
Harga telur ayam ras kini bertengger di angka Rp31.600 per kg.
Kenaikan harga telur ini tentu saja berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga, mengingat telur merupakan sumber protein hewani yang terjangkau.
Data yang dilansir dari PIHPS Jakarta pada Senin pukul 09.50 WIB, mengungkap potret suram harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Selain cabai rawit merah dan telur ayam, komoditas penting lainnya juga mengalami kenaikan.
Bawang merah kini dijual dengan harga Rp61.700 per kg.
Sementara itu, bawang putih tidak mau kalah, dibanderol Rp46.400 per kg.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media