Bisnis . 27/06/2026, 11:51 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Pertumbuhan ekosistem infrastruktur pendukung di sepanjang kawasan timur Jawa Timur juga akan memicu pembangunan kawasan ini.
Mulai dari pembangunan _rest area_ yang nyaman, pertumbuhan pesat sektor perhotelan, hingga penyediaan fasilitas umum baru di sekitar _interchange_ akan turut meramaikan.
Seluruh perputaran ekonomi baru ini secara aktif menyerap ratusan tenaga kerja lokal, dengan prioritas pelibatan warga sekitar.
Kemudahan aksesibilitas dan penurunan biaya logistik ini akan menjadi motor penggerak baru bagi geliat UMKM setempat.
Jasa Marga memastikan bahwa setiap proyek jalan tol mampu memperkuat daya saing daerah.
Proyek ini juga didorong untuk menumbuhkan investasi dan meningkatkan daya tarik pariwisata di daerah tersebut.
Jalan Tol Prosiwangi akan menghasilkan efisiensi waktu tempuh yang sangat signifikan di wilayah Jawa Timur.
Bayangkan, perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki yang semula memakan waktu sekitar 2 jam, kini hanya butuh 1 jam 15 menit saja.
Ini dicapai dengan kecepatan rata-rata 80-100 km/jam, sebuah penghematan waktu yang luar biasa!
Lebih jauh lagi, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi yang biasanya menguras tenaga dan waktu hingga lima jam, diproyeksikan terpangkas menjadi hanya sekitar tiga jam.
Proyeksi ini dengan asumsi kecepatan rata-rata di jalan nasional sekitar 60 km/jam, dan tentu akan jauh lebih efisien jika sudah beroperasi penuh di jalan tol.
"Jalan Tol Prosiwangi ini pada akhirnya akan menjadi jembatan peradaban strategis yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali," tutup Rivan.
Proyek ini melengkapi dan mengunci bentangan konektivitas dari ujung barat di Jakarta hingga ke ujung paling timur Pulau Jawa.
Melalui rantai jaringan tol yang solid ini, Jasa Marga berkomitmen terus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media