Selasa, 30 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Amarah Asmara Pengamen Punk Picu Tragedi Maut di Bekasi!

GW
Tim Redaksi
29/06/2026, 12:11 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Amarah Asmara Pengamen Punk Picu Tragedi Maut di Bekasi!

Ilustrasi mayat

fin.co.id - Sebuah insiden tragis mengguncang Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, di mana perselisihan antara dua pengamen jalanan berujung pada kematian. Kepolisian Resor Metro Bekasi bergerak cepat mengamankan seorang anak punk berinisial FA, yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan terhadap rekan sesama pengamennya. Kejadian ini sungguh mengejutkan, mengingat latar belakang para pihak yang terlibat.

Api Cemburu Membakar Persahabatan Jadi Maut

Kapolsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi, Komisaris Pol. Dimas Adhit Putranto, membenarkan penangkapan pelaku yang berinisial FA ini. Menurutnya, FA berhasil diringkus petugas setelah sempat berusaha melarikan diri ke wilayah Tambelang. Peristiwa nahas ini bermula dari adu mulut antara pelaku dan korban, keduanya sama-sama mencari nafkah sebagai pengamen jalanan.

“Pelaku berinisial FA berhasil diamankan petugas setelah sempat melarikan diri ke wilayah Tambelang,” ujar Komisaris Pol. Dimas Adhit Putranto, di Cikarang, Senin.

Dimas melanjutkan, perselisihan tersebut diduga kuat dipicu oleh ketertarikan keduanya terhadap seorang perempuan yang sama. Api cemburu yang membara ternyata sanggup merobek tali persahabatan, membawa mereka ke jurang kekerasan yang fatal. Percekcokan yang memuncak ini akhirnya berujung pada aksi penusukan sadis terhadap korban.

Tragedi ini terjadi di sebuah rumah kontrakan di Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, pada Sabtu, 27 Juni lalu. Pihak kepolisian yang segera menerima laporan tak menyia-nyiakan waktu. Mereka langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa saksi-saksi,” jelas Dimas, menunjukkan keseriusan penanganan kasus ini.

Pelaku Diringkus, Motif Asmara Makin Terkuak

Saat petugas tiba di lokasi, pelaku FA rupanya sudah tidak berada di tempat. Hasil penyelidikan polisi menunjukkan bahwa pelaku langsung kabur setelah kejadian. Namun, berkat kesigapan tim, informasi mengenai pelarian pelaku berhasil didapat, dan akhirnya FA berhasil diamankan pihak berwajib.

Penyidik kepolisian saat ini masih intensif memeriksa sejumlah saksi. Tujuannya jelas, yakni untuk mengungkap secara utuh seluruh rangkaian peristiwa yang mengarah pada tewasnya korban. Fakta awal menunjukkan korban mengalami luka tusuk yang cukup serius di bagian dada sebelah kiri dan perutnya. Warga sekitar bahkan menyebutkan korban mengalami sekitar lima luka tusuk akibat senjata tajam.

Ketua RT setempat, Boy Sandi, memberikan keterangan yang semakin memperjelas gambaran kasus ini. Menurutnya, perselisihan antara korban dan pelaku ternyata sudah terjadi sejak sehari sebelum kejadian tragis itu. Informasi yang ia terima, keduanya sempat terlibat pertengkaran sengit di kawasan Pasar Beras Cikarang Jati sebelum akhirnya perkelahian berlanjut hingga ke wilayah Kalijaya.

“Kami tidak mengetahui secara pasti awal kejadiannya. Informasinya mereka sempat cekcok sejak sore, lalu menjelang subuh ada warga yang melapor. Saat kami tiba di lokasi, korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ungkap Boy.

Boy juga menegaskan bahwa korban dan pelaku sama-sama berprofesi sebagai pengamen anak punk. Ia kembali menekankan bahwa motif perselisihan yang paling kuat mengarah pada rasa cemburu terhadap seorang perempuan yang juga dikenal di lingkungan mereka.

“Sepertinya ada motif asmara karena rasa cemburu,” tambahnya, mengindikasikan bahwa kisah cinta segitiga ini berakhir sangat pahit.

Perempuan Misterius yang Jadi Pemicu

Bagikan Artikel
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi