Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, Jasa Marga Prediksi 1,5 Juta Kendaraan Serbu Jalur Tol Jabotabek
Jasa Marga memprediksi 1,5 juta kendaraan keluar masuk Jabotabek selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026.
Selain penguatan layanan lalu lintas, Jasa Marga juga melakukan percepatan preservasi preventif jalan tol guna memberikan kenyamanan dan keselamatan perjalanan bagi pengguna jalan.
“Jasa Marga menyiagakan seluruh operasional jalan tol berjalan optimal melalui penguatan layanan lalu lintas, kesiapan petugas selama 24 jam, layanan di gerbang tol, serta percepatan preservasi preventif jalan tol,” tambah Rivan.
Rest Area Diremajakan demi Kenyamanan Pengguna Jalan
Jasa Marga juga melakukan optimalisasi fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area di sejumlah ruas tol strategis.
Langkah tersebut dilakukan melalui program rejuvenasi Travoy Rest dan rest area untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan selama masa libur panjang.
Program tersebut mencakup peningkatan kebersihan fasilitas umum, optimalisasi kapasitas parkir, kesiapan tenant, hingga penguatan layanan informasi di area istirahat.
Dengan perbaikan fasilitas tersebut, pengguna jalan diharapkan dapat beristirahat lebih nyaman saat perjalanan menuju lokasi wisata maupun kampung halaman.
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Jika Terjadi Kepadatan
Jasa Marga juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di ruas tol.
Koordinasi tersebut termasuk kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai diskresi Kepolisian apabila dibutuhkan.
Langkah itu dilakukan agar arus kendaraan tetap bergerak lancar selama masa libur panjang berlangsung.
“Jasa Marga juga terus berkoordinasi intensif dengan Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait dalam mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas,” kata Rivan.
Pengguna Jalan Diimbau Siapkan Perjalanan Sebelum Masuk Tol
Jasa Marga mengimbau masyarakat memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum memasuki jalan tol.
Selain itu, pengguna jalan juga diminta memastikan kecukupan bahan bakar serta saldo kartu uang elektronik untuk menghindari antrean di gerbang tol.