Persib Vs Persija Memanas! Bobotoh Jadi Korban Kekerasan, Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia
Rivalitas Persib vs Persija kembali memanas. Sejumlah insiden terjadi, termasuk pengeroyokan Bobotoh hingga remaja 15 tahun meninggal.
"Duka ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sepak bola tidak seharusnya menghadirkan rasa takut, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa. Kami menghormati proses penanganan dan pendalaman yang saat ini dilakukan oleh pihak berwenang terkait kejadian tersebut," jelas Persib.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan sikap klub yang meminta seluruh pihak menghormati proses hukum dan investigasi yang sedang berjalan.
Bobotoh dan Suporter Diminta Menahan Diri
Di tengah situasi yang memanas, manajemen Persib Bandung mengajak seluruh elemen suporter dan masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpancing provokasi.
Persib menilai empati dan sikap saling menghormati jauh lebih penting dibanding mempertajam rivalitas yang berpotensi memicu konflik baru.
"Dalam situasi seperti ini, rasa empati, kedewasaan, dan saling menghormati menjadi hal yang jauh lebih penting untuk dikedepankan bersama," tutup pernyataan Persib Bandung.
Rangkaian insiden setelah laga Persib kontra Persija kini menjadi perhatian publik. Banyak pihak berharap rivalitas besar di sepak bola Indonesia tidak lagi berujung pada aksi kekerasan yang merugikan masyarakat dan memakan korban. (*)