News . 15/05/2026, 18:37 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Kejadian itu juga membuat Ernawati mengalami syok berat dan luka ringan akibat terjatuh saat mempertahankan barang miliknya.
Usai kejadian, keluarga korban langsung memberikan pertolongan dan membawa Ernawati melapor ke Polsek Rengasdengklok.
Korban turut menyerahkan rekaman CCTV sebagai barang bukti untuk membantu proses penyelidikan.
Video tersebut kini menjadi petunjuk penting bagi polisi untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan saat menjalankan aksi kejahatan.
Dalam rekaman yang beredar, wajah pelaku memang tidak terlihat jelas. Namun gerak-gerik dan pola aksi mereka menunjukkan dugaan bahwa aksi tersebut sudah direncanakan sebelumnya.
Warga berharap polisi segera menangkap para pelaku agar kasus serupa tidak kembali terjadi di kawasan Rengasdengklok.
Kasus pembegalan terhadap pedagang sayur ini memicu keresahan warga sekitar. Mereka mengaku khawatir karena aksi kriminal jalanan kembali marak, terutama pada jam-jam rawan menjelang subuh.
Pengendara yang berangkat kerja, pedagang pasar, hingga warga yang melintas pagi buta disebut menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan.
Kondisi jalan yang masih sepi membuat pelaku lebih leluasa menjalankan aksinya tanpa banyak perhatian dari warga sekitar.
Salah seorang warga mengatakan, wilayah tersebut memang minim pengawasan saat dini hari sehingga rawan dimanfaatkan pelaku kriminal.
“Waktu kejadian memang masih sepi sekali. Kami harap polisi sering patroli di jam-jam rawan berangkat ke pasar,” ujar seorang warga.
Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli rutin, terutama di jalur yang sering dilalui pedagang dan pekerja pada pagi buta.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media