Lifestyle . 15/05/2026, 19:58 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Langkah ini sekaligus memperlihatkan keseriusan Honda menghadapi perubahan tren otomotif dunia yang semakin mengarah ke kendaraan ramah lingkungan.
Untuk mempercepat pengembangan teknologi baru, Honda memperkenalkan pendekatan bernama Triple Half.
Strategi ini menjadi transformasi besar dalam proses pengembangan kendaraan dengan target memangkas biaya, waktu, dan beban pengembangan hingga setengah dibanding posisi tahun 2025.
Melalui pendekatan tersebut, Honda ingin menghadirkan inovasi lebih cepat sekaligus memperluas skala produksi kendaraan elektrifikasi.
Dengan efisiensi pengembangan yang lebih tinggi, perusahaan berharap teknologi terbaru dapat segera dinikmati konsumen di berbagai pasar global.
Honda juga memastikan sistem operasi pintar ASIMO OS akan diterapkan pada model-model generasi terbaru.
Sebelumnya, teknologi tersebut dikembangkan sebagai inti pengalaman kendaraan listrik Honda.
Kini, Honda ingin membawa pengalaman mobilitas cerdas itu ke lebih banyak segmen kendaraan.
Penerapan ASIMO OS diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, kenyamanan, serta pengalaman berkendara yang lebih modern bagi pengguna.
Dalam roadmap globalnya, Honda menempatkan Asia sebagai salah satu wilayah strategis untuk pertumbuhan jangka panjang.
India dan kawasan ASEAN disebut menjadi pasar penting dalam pengembangan teknologi elektrifikasi terbaru Honda.
Menariknya, Honda tidak sekadar membawa model global ke kawasan Asia. Perusahaan mengaku akan menyesuaikan teknologi dan produk dengan karakter serta kebutuhan konsumen di masing-masing negara.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media