News . 15/05/2026, 18:25 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Rusmanto menjelaskan, terdapat tiga bangunan yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Bangunan yang terbakar meliputi rumah tinggal, warteg, dan bengkel.
“Total ada tiga bangunan yang terbakar, termasuk warteg dan bengkel,” ujarnya.
Kebakaran yang melibatkan tempat usaha seperti warteg dan bengkel diperkirakan menyebabkan kerugian material cukup besar. Namun hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terkait total kerugian yang dialami para pemilik bangunan.
Aktivitas warga di sekitar lokasi juga sempat terganggu akibat kepulan asap dan proses penanganan kebakaran.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu bangunan yang terbakar.
Percikan api diduga muncul saat pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi, sehingga api dengan cepat membesar tanpa sempat ditangani lebih awal.
“Pemilik rumah sedang tidak ada di tempat ketika api mulai membesar,” jelas Rusmanto.
Kondisi bangunan semi permanen diduga membuat api lebih cepat merambat ke bagian lain bangunan dan area di sekitarnya.
Petugas kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Meski sempat membuat warga panik, kebakaran ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Seluruh penghuni dan warga sekitar berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media