News . 18/05/2026, 10:28 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto resmi menyerahkan enam jet tempur Dassault Rafale buatan Prancis kepada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Penyerahan alutsista modern tersebut berlangsung di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin 18 Mei 2026.
Momen penyerahan jet tempur Rafale ini menjadi sorotan karena pemerintah juga menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan modern lain, mulai dari pesawat A400M MRTT, Falcon 8X, radar Ground Control Intercept (GCI), hingga rudal jarak jauh Meteor dan Smart Weapon HAMMER.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Prabowo tiba di Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 09.58 WIB dengan mengenakan pakaian safari.
Setelah tiba, Prabowo langsung mengikuti prosesi penyerahan simbolis enam jet tempur Rafale kepada Panglima TNI. Selanjutnya, pimpinan TNI AU menerima penyerahan tersebut sebagai bagian dari penguatan armada pertahanan udara nasional.
Dalam prosesi itu, Prabowo juga melakukan tradisi penyiraman air ke roda pesawat di sisi kiri jet Rafale. Setelah prosesi selesai, Prabowo meninjau langsung bagian dalam pesawat tempur tersebut.
Penyerahan alutsista terbaru ini menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat sistem pertahanan nasional sekaligus mempercepat modernisasi alat utama sistem persenjataan TNI, khususnya sektor pertahanan udara.
Jet tempur Dassault Rafale dikenal sebagai pesawat tempur generasi 4.5 dengan kemampuan multi-peran. Pesawat buatan Prancis itu mampu menjalankan berbagai operasi, mulai dari superioritas udara, serangan darat, hingga misi pengintaian.
Kehadiran enam Rafale baru dinilai memperkuat kemampuan tempur udara Indonesia di tengah meningkatnya dinamika keamanan kawasan.
Selain Rafale, pemerintah juga menyerahkan satu unit pesawat A400M MRTT. Pesawat ini memiliki fungsi sebagai pesawat angkut sekaligus pengisian bahan bakar di udara untuk mendukung operasi militer jarak jauh.
A400M MRTT memberi fleksibilitas lebih besar bagi TNI dalam mendukung mobilitas pasukan dan operasi udara lintas wilayah.
Pemerintah juga menyerahkan empat unit Falcon 8X yang memiliki kemampuan jelajah jarak jauh untuk mendukung mobilitas strategis.
Pesawat Falcon 8X akan membantu operasional dan kebutuhan mobilitas dalam berbagai misi strategis nasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media