News . 19/05/2026, 08:24 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Kebutuhan akan kantor imigrasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, semakin mendesak. Saat ini, masyarakat masih harus menempuh jarak cukup jauh ke Kota Bekasi atau Kabupaten Karawang hanya untuk mengurus dokumen keimigrasian seperti paspor dan visa.
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron Hanas, menegaskan bahwa keberadaan kantor imigrasi di wilayahnya sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Selama ini masyarakat harus ke Kota Bekasi atau Karawang untuk layanan imigrasi. Ini tentu kurang efektif,” ujarnya di Cikarang, Senin.
Kabupaten Bekasi dikenal sebagai salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara, dengan ribuan perusahaan dan banyak tenaga kerja asing (TKA) yang beraktivitas di wilayah tersebut.
Kondisi ini membuat kebutuhan layanan imigrasi menjadi sangat tinggi, baik untuk:
“Banyak ekspatriat yang rutin membutuhkan layanan keimigrasian. Begitu juga masyarakat kita yang hendak ke luar negeri untuk berbagai keperluan,” jelas Ade.
Selain memudahkan pelayanan, keberadaan kantor imigrasi juga dinilai penting untuk memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) yang bekerja di kawasan industri Bekasi.
Dengan adanya kantor imigrasi di wilayah tersebut, pemerintah pusat dapat lebih optimal dalam memantau aktivitas dan legalitas tenaga kerja asing.
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah mengambil langkah awal dengan mengajukan permohonan layanan keimigrasian.
Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Juanda Rahmat, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan agar layanan imigrasi bisa hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai solusi jangka pendek.
“Kami sudah ajukan agar layanan pembuatan dan perpanjangan paspor bisa tersedia di MPP. Harapannya ke depan bisa berdiri kantor imigrasi sendiri,” katanya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi, Anggi Wicaksono, menyatakan pihaknya menyambut baik usulan tersebut.
Menurutnya, Imigrasi memang berkomitmen untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dan akan segera menindaklanjuti rencana tersebut bersama pemerintah daerah.
“Kami ingin pelayanan lebih dekat dan mudah diakses. Dalam waktu dekat akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.
Jika kantor imigrasi benar-benar dibangun di Kabupaten Bekasi, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus dokumen penting.
Langkah ini diharapkan mampu:
Dengan potensi besar yang dimiliki, Kabupaten Bekasi dinilai sudah sangat layak memiliki kantor imigrasi sendiri demi pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan modern.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media