News . 19/05/2026, 15:42 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Bekasi mencatat, 1 orang jemaah dari total 25 kelompok terbang (kloter) meninggal dunia.
Kabid Kesehatan PPIH Embarkasi Jakarta - Bekasi, Sedya Dwisangka mengatakan, jamaah yang meninggal dunia berasal dari Kabupaten Bogor.
"Yang meninggal sejauh ini satu orang JKS 7 asal Kabupaten Bogor, dia karena kelelahan dan mempunyai kombinasi jantung," kata Sedya Dwisangka.
Menurutnya, jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci sudah melewati skrining kesehatan terlebih dahulu di Asrama Haji Emberkasih Bekasi.
"Dari pemeriksaan di kita ini sebenarnya nggak berat, ada sedikit kombinasi hipertensi tapi nggak berat," jelasnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh jamaah yang berangkat ke tanah suci, untuk menjaga kesehatan selalu selama pelaksanaan Ibadah Haji. "Karena cuaca antara di Indonesia dan juga Arab Saudi sangat berbeda jauh, untuk itu kami meminta untuk selalu menjaga kondisi kesehatannya selama proses Haji," ucapnya.
Tercatat sebanyak 17 calon jemaah haji gagal berangkat, dikarenakan kondisi kesehatan yang tidak memenuhi syarat yang sudah ditentukan.
Terdapat 5 kasus demensia dan 4 kasus diabetes melitus yang tidak terkontrol, sedangkan 1 kasus lainnya merupakan ibu hamil dengan risiko tinggi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media