News . 24/05/2026, 14:34 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Ringkasan :
fin.co.id - Di tengah sorotan publik terhadap insiden tragis di Stasiun Bekasi Timur, masih ada lima orang yang berjuang untuk pulih.
Mereka adalah korban tabrakan antara Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL.
Kelima korban ini masih harus mendapatkan perawatan medis lanjutan di rumah sakit.
"Terkait kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, hingga saat ini masih terdapat 5 orang korban yang menjalani perawatan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, pada Minggu, 24 Mei 2026.
Budi menambahkan, kelima korban tersebar di empat rumah sakit berbeda.
Hal ini menunjukkan betapa parahnya dampak dari kecelakaan tersebut.
Sementara itu, korban lain yang sebelumnya sempat dirawat, kini sudah berangsur-angsur kembali ke kediaman mereka.
Tentunya, mereka membawa cerita pilu dan trauma dari peristiwa mengerikan itu.
Rincian sebaran korban yang masih dirawat adalah sebagai berikut: dua orang berada di RS Primaya Bekasi Timur, satu orang di RSUD Kabupaten Bekasi, satu orang lagi di RS Primaya Bekasi Barat, dan satu orang terakhir dirawat di Eka Hospital Harapan Indah.
Fakta ini menyoroti pentingnya penanganan medis yang komprehensif dan berkelanjutan bagi para penyintas.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, akhirnya membeberkan kronologi lengkap yang mengantarkan pada kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media