News . 11/05/2026, 13:54 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Kepastian air menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan produktivitas lahan. Dengan suplai air yang lebih stabil, petani memiliki peluang lebih besar untuk memaksimalkan hasil panen.
Modernisasi irigasi juga menghadirkan manfaat tambahan melalui pembangunan jalan inspeksi di sekitar saluran. Infrastruktur tersebut membantu mobilitas petani, terutama saat memasuki masa panen raya.
Akses yang lebih baik membuat distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat dan efisien. Kondisi ini turut menekan biaya logistik sekaligus mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan irigasi.
Selain itu, keberadaan infrastruktur baru ikut mendongkrak nilai lahan di wilayah yang dilintasi jaringan irigasi modern tersebut.
Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, menegaskan proyek LMS-02 memiliki fungsi vital dalam sistem distribusi air pertanian di Indramayu.
Menurut dia, saluran induk tersebut menjadi jalur utama sebelum air dialirkan ke jaringan sekunder hingga tersier.
“Jika LSS berfokus pada saluran sekunder dan pembuang, maka LMS-02 ini adalah jantungnya saluran induk yang membawa air utama untuk dibagi ke petak-petak sekunder hingga tersier. Kami berharap modernisasi sistem pintu elektrik ini memudahkan pengelolaan air sehingga produktivitas panen di Indramayu terus meningkat. Hutama Karya terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional melalui infrastruktur yang berkualitas,” ujar Hamdani.
Keberhasilan proyek modernisasi irigasi Rentang LMS-02 memperlihatkan bagaimana pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada konstruksi fisik, tetapi juga pada dampak ekonomi dan keberlanjutan sektor pangan nasional. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media