Canggih di Zamannya! Kereta Turbojet SVL: Eksperimen Gila Uni Soviet yang Tembus 250 Km/Jam Pakai Mesin Jet Pesawat
Kereta turbojet SVL buatan Uni Soviet pernah melesat hingga 250 km/jam memakai mesin jet pesawat Yak-40. - Dok. IG pitravelers_idn -
Perusahaan tersebut memodifikasi Budd Rail Diesel Car dengan memasang dua mesin jet General Electric J47-19.
Pengujian dilakukan di jalur lurus sepanjang sekitar 40 kilometer antara Butler, Indiana, dan Stryker, Ohio.
Pada 23 Juli 1966, M-497 Black Beetle mencatat kecepatan 184 mph atau sekitar 296 km/jam.
Tak berhenti di sana, Amerika Serikat kembali mengembangkan kendaraan riset bernama LIMRV atau Linear Induction Motor Research Vehicle pada awal 1970-an.
Kendaraan tersebut awalnya digunakan untuk menguji motor induksi linear. Namun, dalam salah satu tahap penelitian, dua mesin jet Pratt & Whitney J52 dipasang untuk membantu akselerasi.
Pada 14 Agustus 1974, LIMRV berhasil mencetak rekor dunia kendaraan rel konvensional dengan kecepatan mencapai 255,7 mph atau sekitar 411,5 km/jam.
Kenapa Kereta Turbojet Tidak Dipakai Massal?
Meski terdengar canggih dan futuristis, teknologi kereta turbojet ternyata memiliki banyak keterbatasan.
Mesin jet bekerja paling efisien pada kecepatan sangat tinggi. Sementara itu, kereta penumpang maupun angkutan barang umumnya membutuhkan banyak pemberhentian dan akselerasi berulang.
Kondisi tersebut membuat penggunaan turbojet menjadi kurang praktis untuk operasional harian.
Selain itu, konsumsi bahan bakar sangat besar dan suara mesin jet juga sangat bising. Karena alasan itu, proyek kereta turbojet lebih banyak digunakan sebagai sarana eksperimen dibandingkan moda transportasi komersial.
Nasib Kereta SVL Kini Terbengkalai
Meski sempat menjadi simbol ambisi teknologi Uni Soviet, kondisi kereta turbojet SVL kini memprihatinkan.
Pada 2014, kendaraan tersebut dilaporkan masih ada, tetapi berada dalam kondisi terbengkalai dan tidak terawat.
Namun, proyek penelitian itu tetap mendapat penghormatan. Bagian depan gerbong SVL dijadikan monumen di luar pabrik gerbong kereta di Tver, kota di wilayah barat Rusia.