Bisnis . 18/05/2026, 10:40 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Di sisi lain, Bank Sentral China atau PBoC diperkirakan masih mempertahankan suku bunga pinjaman utama tenor satu tahun di level 3 persen dan tenor lima tahun di level 3,5 persen.
Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.
Pelaku pasar memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen pada Rabu (20/5). Keputusan tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan meredam tekanan eksternal.
Selain RDG BI, investor juga menunggu sejumlah data ekonomi nasional lainnya seperti pertumbuhan kredit, transaksi berjalan kuartal I-2026, hingga data M2 Money Supply.
Rangkaian data tersebut akan menjadi indikator penting untuk membaca kondisi likuiditas dan aktivitas ekonomi domestik di tengah tekanan global.
Sentimen lain yang ikut menjadi perhatian datang dari FTSE Russell. Lembaga indeks global tersebut menyatakan telah meninjau perkembangan pasar modal Indonesia.
Namun demikian, FTSE Russell masih menunda pemeringkatan ulang indeks secara penuh, termasuk terkait kenaikan free float dan penambahan saham baru melalui IPO hingga review September 2026.
Keputusan tersebut membuat pelaku pasar belum mendapatkan katalis positif tambahan dari sisi pasar modal global.
Tekanan pasar tidak hanya terjadi di Indonesia. Bursa saham Eropa pada perdagangan Jumat (15/05) pekan lalu juga bergerak melemah secara serempak.
Indeks Euro Stoxx 50 turun 1,81 persen. Sementara indeks FTSE 100 Inggris terkoreksi 1,71 persen, indeks DAX Jerman melemah 2,07 persen, dan indeks CAC 40 Prancis turun 1,60 persen.
Wall Street juga mengalami tekanan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,07 persen ke level 49.526,17. Kemudian indeks S&P 500 melemah 1,24 persen ke posisi 7.408,50, sedangkan Nasdaq Composite turun 1,54 persen ke level 29.125,20.
Sentimen negatif tersebut ikut menjalar ke kawasan Asia pada perdagangan Senin pagi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media