News . 18/05/2026, 20:06 WIB

Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Masih Berjalan, KNKT Bongkar Data CCTV hingga Black Box

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus mengumpulkan data terkait kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Jawa Barat, yang menewaskan 16 orang. Investigasi tersebut mencakup pemeriksaan sistem persinyalan, lintasan rel, komunikasi perjalanan kereta, hingga pengunduhan data dari CCTV dan black box.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, mengatakan tim investigasi belum menyimpulkan penyebab utama insiden karena proses pengumpulan data masih berlangsung di lapangan.

KNKT Dalami Sistem Persinyalan hingga Komunikasi Kereta

Soerjanto menjelaskan KNKT saat ini fokus mengumpulkan berbagai informasi teknis yang berkaitan langsung dengan kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Tim investigasi juga masih menjadwalkan wawancara dengan sejumlah pihak yang dinilai mengetahui kronologi kejadian.

“Jadi, kami masih dalam pengumpulan data-data di lapangan dan ada beberapa tes yang harus kami lakukan di persinyalan, di lintasan kemudian di komunikasi seperti apa, kita lagi pengumpulan data-datanya. Masih banyak yang kita kumpulkan data dan masih ada beberapa orang yang harus kita wawancarai,” ujar Soerjanto Tjahjono dikutip dari Antara, Minggu, 17 Mei 2026.

Menurut dia, kereta yang terlibat dalam kecelakaan memiliki perangkat CCTV dan sistem perekam data yang fungsinya mirip black box pada pesawat. Data tersebut akan menjadi bahan utama KNKT untuk mengurai penyebab insiden.

KNKT nantinya akan mengevaluasi seluruh data teknis yang berhasil dikumpulkan. Setelah itu, tim investigasi akan menentukan apakah perlu meminta klarifikasi tambahan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.

Data Taksi Listrik Juga Diunduh

Selain mendalami data dari rangkaian kereta, KNKT juga melakukan pengumpulan informasi dari lokasi kecelakaan lain yang melibatkan CommuterLine dan mobil taksi listrik.

Soerjanto mengatakan kendaraan taksi listrik yang terlibat dalam peristiwa tersebut juga memiliki perangkat perekam data. Saat ini, KNKT masih mengunduh dan menganalisis data tersebut untuk mengetahui situasi sebelum tabrakan terjadi.

“Sebagian data sudah kami peroleh tapi kami juga perlu mengklarifikasi lagi dengan pengemudinya, kalau data yang di mobil taksi itu ada black box-nya juga, ini lagi kita unduh. Nanti setelah kita evaluasi dan kita akan bertanya lagi kepada pengemudinya ataupun orang-orang di sekitar situ apa yang terjadi di taksi listrik tersebut,” katanya.

KNKT menilai seluruh pihak yang dimintai keterangan sejauh ini bersikap kooperatif. Tidak ada hambatan berarti selama proses investigasi berlangsung.

“Kooperatif. Tidak ada, tidak ada halangan kalau kita minta keterangan,” ujar Soerjanto.

Menhub Minta Publik Tunggu Hasil Investigasi Resmi

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Pemerintah meminta publik menunggu hasil investigasi resmi dari KNKT.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com