Lifestyle . 19/05/2026, 11:56 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
Bukan cuma soal rasa manis, kopi susu gula aren dianggap punya karakter yang lebih nyaman diminum dibanding kopi hitam biasa.
Campuran susu, kopi, dan gula aren menghasilkan rasa yang lembut sekaligus punya aroma khas Nusantara.
Harga yang relatif terjangkau juga membuat minuman ini cepat diterima pasar, terutama kalangan milenial dan Gen Z.
Di media sosial, kopi susu gula aren juga identik dengan budaya nongkrong, kerja di kafe, hingga lifestyle urban anak muda.
Bahkan hingga sekarang, hampir semua kedai kopi kekinian masih mempertahankan menu gula aren sebagai menu utama mereka.
Bertahan Hampir 10 Tahun, Tren Ini Belum
Redup Meski tren kuliner datang silih berganti, kopi susu gula aren ternyata masih punya tempat spesial di hati penikmat kopi Indonesia.
Beberapa pelaku industri kopi menilai rasa “comforting” dari perpaduan kopi dan gula aren, menjadi alasan mengapa tren ini sulit tergeser.
Tidak hanya populer di Indonesia, kopi susu gula aren juga mulai dikenal di luar negeri.
Toko Kopi Tuku bahkan sempat membawa produk mereka ke festival kopi internasional di Amsterdam, Belanda, untuk memperkenalkan kopi Indonesia dan gula aren ke pasar global.
Kini, kopi susu gula aren bukan sekadar minuman kekinian. Racikan ini sudah berubah menjadi bagian dari budaya ngopi modern Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media