Sabtu, 30 Mei 2026
--°C --
-- · --
News

Breaking News: Ratusan Buruh PT Amos Indah Indonesia Hadapi PHK Massal, Siap Gelar Mogok Akbar!

SN
Tim Redaksi
29/05/2026, 11:22 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Breaking News: Ratusan Buruh PT Amos Indah Indonesia Hadapi PHK Massal, Siap Gelar Mogok Akbar!

Para buruh menolak keras PHK yang dianggap sepihak dan menuntut penyelesaian dugaan pelanggaran hak normatif oleh perusahaan.

Yang menarik, kegiatan ekspor tersebut kini dialihkan ke pabrik grup perusahaan yang berlokasi di Sukabumi.

Dalam agenda Mediasi Ketiga ini, FSBPI akan menyampaikan tuntutan tegas kepada Mediator Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Utara.

Mereka mendesak agar segera dikeluarkan Anjuran yang benar-benar berpihak pada keadilan dan perlindungan hak-hak buruh.

Ada beberapa poin krusial yang menjadi fokus tuntutan FSBPI:

Pertama, menyatakan PHK yang dilakukan pengusaha batal demi hukum.

Alasannya, dalih pailit atau kerugian perusahaan tidak didukung oleh bukti audit eksternal yang independen maupun putusan Pengadilan Niaga yang sah.

Kedua, memerintahkan pengusaha untuk mempekerjakan kembali 133 pekerja/buruh yang terkena PHK.

Selain itu, perusahaan juga diminta untuk membayarkan seluruh upah yang tertunggak selama proses perselisihan berlangsung.

Jika opsi mempekerjakan kembali tidak memungkinkan, perusahaan wajib membayarkan hak pesangon PHK sesuai ketentuan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yaitu sebesar 2 PMTK.

FSBPI menegaskan bahwa perjuangan ini lebih dari sekadar mempertahankan pekerjaan.

Ini adalah tentang menegakkan martabat manusia, kepastian hukum, dan perlindungan hak-hak dasar kaum buruh yang terabaikan.

Mereka menekankan peran penting negara, khususnya melalui Dinas Ketenagakerjaan, untuk hadir dan berpihak pada keadilan.

Tujuannya adalah agar perusahaan tidak lagi bisa seenaknya menggunakan alasan kerugian sepihak sebagai senjata untuk melakukan PHK massal.

Perjuangan buruh PT Amos Indah Indonesia ini menjadi simbol semangat perlawanan di tengah ketidakpastian ekonomi yang melanda.

Masa depan ratusan pekerja ini akan segera ditentukan dalam Mediasi Ketiga yang penuh ketegangan. (*)

Bagikan Artikel
Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi