Lifestyle . 17/05/2026, 09:03 WIB

Hantavirus Mengintai, Karawang Perketat Pengawasan

Penulis : Gatot Wahyu  |  Editor : Gatot Wahyu

HFRS menyerang organ ginjal, menyebabkan gangguan fungsi ginjal yang serius.

Tipe kedua, Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), jauh lebih mengancam.

HPS menyerang paru-paru dan memiliki tingkat fatalitas yang sangat tinggi, mencapai 60 persen.

Gejala awal HPS meliputi demam, batuk, hingga sesak napas akut yang bisa berujung fatal.

"HFRS gejalanya demam, nyeri kepala, nyeri badan, lemas, hingga kondisi kuning seperti Leptospirosis atau Tipus," jelas Yayuk.

"Sedangkan HPS lebih parah fatalitasnya karena disertai sesak napas," tambahnya.

Masa inkubasi virus ini bervariasi, mulai dari satu hingga delapan minggu.

Hal ini tergantung pada tipe Hantavirus yang menginfeksi.

Kabar buruknya, hingga saat ini belum ada obat spesifik yang ditemukan untuk menyembuhkan Hantavirus.

Penanganan medis yang diberikan oleh fasilitas kesehatan hanya bersifat suportif dan simptomatik.

Tujuannya adalah meredakan gejala yang dialami pasien.

Oleh karena itu, diagnosis dini melalui pemeriksaan laboratorium menjadi sangat krusial.

Pemeriksaan seperti PCR atau sequencing sangat penting bagi pasien yang menunjukkan gejala.

Langkah Konkret Dinkes Karawang dan Pesan untuk Masyarakat

Dinkes Karawang tidak tinggal diam menghadapi ancaman ini.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com