Betawi Breakfast Hadir di Mercure Cikini, Nongkrong Sambil Kulineran Tradisional
Betawi Breakfast Hadir di Mercure Cikini (Dokumen Istimewa)
fin.co.id - Hotel Mercure Jakarta Cikini menghadirkan cara baru menikmati akhir pekan, lewat program Betawi Breakfast yang resmi diluncurkan di De’ Langit Rooftop & Bar.
Konsep sarapan khas Betawi ini mulai menjadi agenda rutin setiap Sabtu dan Minggu, dengan menghadirkan nuansa Jakarta tempo dulu di tengah suasana rooftop modern.
Mengusung konsep “Discover Local” yang menjadi identitas brand Mercure secara global, program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang lebih dekat dengan budaya Indonesia.
"Melalui Betawi Breakfast, kami ingin menghadirkan kembali kehangatan cita rasa khas Betawi dalam pengalaman sarapan rooftop yang autentik dan modern di tengah kota Jakarta," ungkap Yuni Manicha, General Manager Mercure Jakarta Cikini.
Bukan sekadar sarapan biasa, Betawi Breakfast menawarkan pengalaman bernostalgia lewat berbagai hidangan tradisional yang identik dengan masyarakat Betawi.
Para pengunjung bisa menikmati kerak telor, kue tampah, selendang mayang, kembang goyang, hingga roti bakar jadul yang dipadukan dengan kopi dan teh tubruk khas rumahan.
Suasana klasik khas Jakarta lama juga terasa lewat detail dekorasi dan penggunaan perlengkapan makan tradisional, seperti gelas blirik dan piring ayam jago yang membawa memori masa lalu.
Program ini tersedia rutin setiap akhir pekan, yang dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB hingga 10.30 WIB di De’ Langit Rooftop & Bar lantai 8.
Dengan harga mulai Rp 17.000 net, pengunjung sudah bisa menikmati aneka kuliner khas Betawi sambil melihat panorama kota Jakarta dari rooftop hotel.
"Dengan kombinasi kuliner tradisional, suasana rooftop, dan skyline Jakarta, kami berharap program ini dapat menjadi unique weekend breakfast destination bagi masyarakat maupun wisatawan,” ucapnya.
Melalui Betawi Breakfast, Mercure Jakarta Cikini ingin menghadirkan pengalaman sarapan yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menghidupkan kembali cerita, budaya, dan nostalgia khas Jakarta.