Jumat, 19 Juni 2026
--°C --
-- · --
Lifestyle

Sederet Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat, Lengkap dengan Waktu dan Manfaatnya

GW
Tim Redaksi
19/06/2026, 07:02 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Sederet Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat, Lengkap dengan Waktu dan Manfaatnya

Ilustrasi (net)

wa taraknâ ba‘dlahum yauma'idziy yamûju fî ba‘dliw wa nufikha fish-shûri fa jama‘nâhum jam‘â

Pada hari itu Kami biarkan sebagian mereka (Ya’juj dan Ma’juj) berbaur dengan sebagian yang lain. (Apabila) sangkakala ditiup (lagi), Kami benar-benar akan mengumpulkan mereka seluruhnya.

وَّعَرَضْنَا جَهَنَّمَ يَوْمَىِٕذٍ لِّلْكٰفِرِيْنَ عَرْضًاۙ ۝١٠٠

wa ‘aradlnâ jahannama yauma'idzil lil-kâfirîna ‘ardlâ

Kami perlihatkan (neraka) Jahanam dengan jelas pada hari itu kepada orang-orang kafir,

ࣙالَّذِيْنَ كَانَتْ اَعْيُنُهُمْ فِيْ غِطَاۤءٍ عَنْ ذِكْرِيْ وَكَانُوْا لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ سَمْعًاࣖ ۝١٠١

alladzîna kânat a‘yunuhum fî ghithâ'in ‘an dzikrî wa kânû lâ yastathî‘ûna sam‘â

(yaitu) orang-orang yang mata (hati)-nya dalam keadaan tertutup dari ingat kepada-Ku dan mereka tidak sanggup mendengar.

اَفَحَسِبَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَنْ يَّتَّخِذُوْا عِبَادِيْ مِنْ دُوْنِيْٓ اَوْلِيَاۤءَۗ اِنَّآ اَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ لِلْكٰفِرِيْنَ نُزُلًا ۝١٠٢

a fa ḫasiballadzîna kafarû ay yattakhidzû ‘ibâdî min dûnî auliyâ', innâ a‘tadnâ jahannama lil-kâfirîna nuzulâ

Maka, apakah orang-orang yang kufur mengira bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan (neraka) Jahanam sebagai tempat tinggal bagi orang-orang kafir.

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْاَخْسَرِيْنَ اَعْمَالًاۗ ۝١٠٣

qul hal nunabbi'ukum bil-akhsarîna a‘mâlâ

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah perlu kami beri tahukan orang-orang yang paling rugi perbuatannya kepadamu?”

اَلَّذِيْنَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ يُحْسِنُوْنَ صُنْعًا ۝١٠٤

alladzîna dlalla sa‘yuhum fil-ḫayâtid-dun-yâ wa hum yaḫsabûna annahum yuḫsinûna shun‘â

(Yaitu) orang-orang yang sia-sia usahanya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ وَلِقَاۤىِٕهٖ فَحَبِطَتْ اَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيْمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَزْنًا ۝١٠٥

ulâ'ikalladzîna kafarû bi'âyâti rabbihim wa liqâ'ihî fa ḫabithat a‘mâluhum fa lâ nuqîmu lahum yaumal-qiyâmati waznâ

Mereka itu adalah orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhannya dan (kufur pula terhadap) pertemuan dengan-Nya. Maka, amal mereka sia-sia dan Kami tidak memberikan penimbangan terhadap (amal) mereka pada hari Kiamat.

ذٰلِكَ جَزَاۤؤُهُمْ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُوْا وَاتَّخَذُوْٓا اٰيٰتِيْ وَرُسُلِيْ هُزُوًا ۝١٠٦

dzâlika jazâ'uhum jahannamu bimâ kafarû wattakhadzû âyâtî wa rusulî huzuwâ

Bagikan Artikel
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi