IHSG Ambles 1,40 Persen, Pasar Panik Efek Konflik AS-Iran dan Ancaman Suku Bunga Tinggi
IHSG anjlok 1,40 persen dipicu konflik AS-Iran, lonjakan harga minyak, dan kekhawatiran suku bunga tinggi global.
Indeks Nikkei turun 591,79 poin atau 0,96 persen ke level 60.817,50. Indeks Shanghai melemah 8,13 poin atau 0,21 persen ke posisi 4.126,51. Lalu indeks Hang Seng turun 375,23 poin atau 1,45 persen ke level 25.587,50, sedangkan Strait Times terkoreksi 16,56 poin atau 0,33 persen ke posisi 4.972,5.
Pasar Keuangan Masih Dibayangi Ketidakpastian
Pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi sentimen global, terutama perkembangan konflik geopolitik dan arah kebijakan suku bunga bank sentral dunia.
Lonjakan harga minyak, naiknya yield obligasi AS, serta minimnya kesepakatan ekonomi global membuat investor cenderung berhati-hati. Di tengah situasi tersebut, pasar domestik juga menunggu langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Jika tekanan global belum mereda, volatilitas di pasar saham diperkirakan masih cukup tinggi sepanjang pekan ini. (*)