Prabowo Resmikan 6 Jet Tempur Rafale untuk TNI AU, Rudal Meteor hingga A400M MRTT Ikut Datang
Presiden Prabowo serahkan Jet tempur Rafale dan alutsista lainnya kepada TNI
Tak hanya itu, pemerintah turut memperkuat sistem pengawasan udara nasional lewat penyerahan radar Ground Control Intercept (GCI).
Radar GCI berperan penting dalam memantau wilayah udara sekaligus mendukung sistem pertahanan nasional agar semakin responsif terhadap berbagai potensi ancaman.
Rudal Meteor dan HAMMER Jadi Senjata Andalan Baru
Di sektor persenjataan, pemerintah menyerahkan Smart Weapon HAMMER dan rudal Meteor sebagai bagian dari peningkatan daya tempur TNI AU.
Rudal Meteor dikenal sebagai rudal udara-ke-udara jarak jauh dengan kemampuan beyond visual range (BVR). Teknologi tersebut memungkinkan serangan dilakukan dari jarak jauh sebelum target terlihat secara visual.
Sementara itu, Smart Weapon HAMMER merupakan sistem persenjataan presisi yang dirancang untuk mendukung operasi serangan udara dengan tingkat akurasi tinggi.
Kombinasi Rafale, Meteor, dan HAMMER diproyeksikan meningkatkan kemampuan tempur udara Indonesia secara signifikan.
Modernisasi Alutsista Jadi Fokus Pemerintah
Penyerahan berbagai alutsista modern ini memperlihatkan fokus pemerintah dalam memperkuat pertahanan nasional melalui modernisasi armada dan sistem persenjataan.
Langkah tersebut juga menunjukkan upaya memperkuat kesiapan TNI AU dalam menghadapi tantangan keamanan udara yang semakin kompleks.
Dengan tambahan jet tempur Rafale, A400M MRTT, Falcon 8X, radar GCI, hingga rudal Meteor dan HAMMER, kemampuan operasional pertahanan udara Indonesia diperkirakan semakin meningkat. (*)