Air Kali Rawalumbu Bekasi Berubah Jadi Biru, Ini Kata DLH
Penampakan air Kali Rawalumbu berubah biru (warga)
"Perlu ada pemeriksaan lanjutan untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan limbah kimia maupun bahan berbahaya lainnya di aliran sungai tersebut," tegas Wulan.
Ia menambahkan, kondisi air di lokasi saat ini memang tampak keruh.
Namun, tidak ditemukan endapan maupun bau menyengat yang biasanya menyertai pencemaran berat.
Pantauan di lokasi bahkan menunjukkan aliran kali dari Jembatan 0 hingga Jembatan 9 Rawalumbu sudah tidak lagi berwarna biru pekat.
Kini, warna air beralih menjadi abu-abu kehitaman dengan arus yang cukup deras.
Kabar mengenai kali berwarna biru pekat ini sempat viral di media sosial.
Sebuah video yang memperlihatkan fenomena tersebut diunggah akun Instagram @bekasiterkini.
Warga sekitar, Ari (55), angkat bicara mengenai dugaan penyebab perubahan warna air ini.
Menurut Ari, warna biru pekat itu diduga kuat berasal dari limbah tinta atau cat sablon yang dibuang dari industri rumahan di sekitar lokasi.
"Saya sempat melihat ada orang yang buang limbah ke kali itu. Enggak tahu disengaja apa tidak, tapi yang seperti ini bukan sekali, sudah sering," ungkap Ari.
Ia menduga kuat cairan biru tersebut berasal dari limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) atau cat sablon.
"Asalnya dari industri rumahan, tapi memang khusus pengoplosan," jelas Ari.
Kekhawatiran Ari bukan tanpa alasan.
Ia mengaku khawatir limbah tersebut dapat mencemari lingkungan dan bahkan meresap hingga ke sumur warga.
Hal ini tentu sangat meresahkan, mengingat aliran air dari kali tersebut terhubung hingga ke Kalimalang.