Kebijakan Baru Kemendikdasmen Bikin Guru Honorer Tenang Tak Khawatir Dirumahkan?
Bagi Prengki, kebijakan ini bukan sekadar pelengkap administrasi semata.
Ini adalah bentuk pengakuan tulus atas pengabdian para guru honorer selama ini.
"Bagi saya, surat edaran ini bukan sekadar lembaran kertas, tetapi pengakuan atas pengabdian kami di ruang-ruang kelas.
Kami merasa memiliki pegangan hukum yang kuat untuk terus mengajar tanpa rasa cemas," katanya dengan penuh keyakinan.
Ia pun tak lupa menyampaikan apresiasi yang mendalam.
Terima kasih sebesar-besarnya ditujukan kepada Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan jajaran pemerintah daerah.
Mereka terus berjuang demi keberlangsungan para guru honorer di daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Mendikdasmen serta pemerintah daerah yang terus memperjuangkan nasib guru honorer.
Semoga kami semakin semangat untuk terus mengabdi dan mendidik generasi penerus bangsa," tutup Prengki, mewakili perasaan ribuan guru honorer di seluruh Indonesia.